Raup Keuntungan dari Bisnis Jasa Ekspedisi, Begini Caranya! - Peluang Bisnisku

Breaking

Solusi Ide Bisnis Sampingan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Selasa, 29 Oktober 2024

Raup Keuntungan dari Bisnis Jasa Ekspedisi, Begini Caranya!


Kebutuhan jasa ekspedisi semakin meningkat dengan adanya kebutuhan berbelanja dan membeli barang secara online. Tren ini kina populer khususnya saat pandemi melanda. Tak heran, di tengah situasi yang penuh dengan ketidakpastian ini usaha ekspedisi justru semakin melambung. Lalu, bagaimana peluang bisnis ekspedisi saat ini? Apakah masih menguntungkan?

Berikut beberapa insight yang bisa dijadikan referensi sebelum memulai bisnis Ekspedisi.

1.      Negara seluas Indonesia yang memiliki luas 1,905 juta kilometer persegi dan tersebar ke dalam 17.508 pulau, penting membangun jalur logistik yang mampu menjangkau seluruh wilayah.

2.      Pada 2022, nilai transaksi e-commerce Indonesia mencapai Rp476,3 triliun

3.      Pertumbuhan bisnis logistik 2022 mencapai 15,79 persen, akibat maraknya perdagangan elektronik.


Ekspedisi atau logistik menjadi bagian dari mata rantai e-commerce di Indonesia yang tidak dapat dipisahkan, selain pengiriman barang dan dokumen masyarakat. Bisnis ekspedisi menjadi bisnis yang menguntungkan dimasa sekarang. Usaha ini juga termasuk yang bisa bertahan lama. Sebab, kebutuhan akan pengiriman barang akan terus ada, bahkan meningkat dalam momen-momen tertentu seperti saat hari raya. 


Karena banyaknya orang yang menggunakan jasa ekspedisi tersebut, sebagai calon pebisnis yang sedang memulai usaha, Anda harus mengetahui analisa bisnis ekspedisi terlebih dahulu. Siapa tahu Anda juga berminat untuk membuka bisnis ekspedisi ini? Jika Anda berminat membuka jasa ekspedisi lakukan beberapa persiapan dengan benar.


Berapa modal usaha ekspedisi yang diperlukan, serta peluang usahanya? Yuk, simak ulasan lengkapnya di sini!


Apa Itu Usaha Ekspedisi?


Usaha ekspedisi adalah usaha di bidang jasa yang melayani pengiriman barang dari satu wilayah ke wilayah lainnya, baik itu di dalam maupun luar negeri. Usaha ini umumnya menyediakan jasa pengiriman melalui jalur darat, udara, dan laut. Ekspedisi merupakan bagian dari industri logistik dan memiliki peran penting dalam bisnis, terutama bagi pengusaha yang sering mengirimkan barang ke luar kota.


Perbedaan Usaha Ekspedisi dengan Usaha Logistik


Usaha logistik dan usaha ekspedisi memang sekilas mirip, padahal keduanya memiliki beberapa perbedaaan. Dikutip dari detikfinance, berikut beberapa perbedaan antara ekspedisi dan logistik.


1. Arti Nama


Ekspedisi diartikan sebagai jasa pengiriman barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan berbagai jenis muatan barang, mulai dari yang kecil sampai dengan besar. Disebut ekspedisi karena jasa yang satu ini lebih fleksibel, bisa mengirim barang kapan saja sesuai dengan layanan yang dipilih.


Sedangkan logistik adalah sebuah proses pengadaan atau pergerakan suatu barang. Proses ini terdiri dari perencanaan jalur pengiriman, pemilihan moda transportasi yang akan digunakan, serta pengelolaan inventori atau pergudangan.


Dengan kata lain, logistik merupakan bisnis di bidang jasa yang lebih besar dan di dalamnya susah mencakup ekspedisi.


2. Tujuan


Logistik berfokus pada pemenuhan kebutuhan skala besar, misalnya untuk memenuhi kebutuhan operasional suatu perusahaan dan pengadaan armada. Manakala ekspedisi hanya berfokus pada pengiriman barang saja. Jarang kita temui usaha ekspedisi yang melayani permintaan manajemen logistik maupun pergudangan.


3. Muatan


Ekspedisi memiliki muatan yang lebih kecil. Sebab, ekspedisi mampu melayani beragam jenis pengiriman barang terlepas dari besaran dimensi dan berat yang ada. Lain halnya dengan logistik yang mampu mengirim barang lebih banyak mulai dari 10-50 ton. 


4. Armada yang Digunakan


Transportasi yang digunakan untuk menampung muatan pada logistik biasanya berupa kapal laut, pesawat, dan truk. Transportasi tersebut tentunya lebih besar dan luas jika dibandingkan dengan ekspedisi yang umumnya menampung muatan dengan motor dan mobil van.


5. Waktu Pengiriman


Ekspedisi mampu melakukan pengiriman secara terus menerus dalam jangka waktu yang lebih singkat. Misalnya dalam satu hari mampu menyelesaikan pengiriman paket lebih dari 50 ke suatu wilayah.


Lain halnya dengan logistik yang waktu pengirimannya terbatas dan cenderung mengirim barang hanya dengan satu kali jalan. Hal ini tentunya dipengaruhi dari beban muatan yang dibawa karena logistik menampung lebih banyak. 


Tips Memulai Usaha Ekspedisi


Dalam merintis bisnis khususnya bagi para pemula yang belum memiliki banyak pengalaman, mengetahui beberapa tips usaha bisa sangat berguna untuk menentukan navigasi bisnis kedepannya. Agar Anda tidak salah langkah saat merintis usaha ekspedisi, simak beberapa tips penting berikut ini.


1. Siapkan Modal Usaha


Modal adalah ujung tombak suatu usaha, tak terkecuali usaha ekspedisi. Besaran modal yang diperlukan bergantung pada bisnis model yang Anda pilih. Semakin luas jangkauan daerah dan pelayanan yang Anda tawarkan, maka semakin besar pula modal yang dibutuhkan.


Modal usaha ini nantinya akan digunakan untuk menunjang usaha Anda mulai dari membeli kendaraan pengantar barang seperti mobil van atau sepeda motor, sewa lokasi usaha, timbangan, printer, dan masih banyak lagi.


2. Tentukan Jenis Layanan Pengiriman


Tips usaha ekspedisi yang kedua adalah menentukan jenis layanan pengiriman. Apakah nantinya Anda akan fokus di semua layanan seperti pengiriman barang, dokumen, makanan, kendaraan, atau hanya ingin fokus pada satu pelayanan saja.


Pasalnya, setiap barang yang ada memiliki perlakuan yang berbeda-beda agar bisa selamat sampai tujuan. Oleh karenanya, penting untuk Anda pertimbangkan jenis layanan ini dengan matang. Jangan sampai membuat kecewa pelanggan karena barang yang dikirim mengalami kerusakan.


3. Tentukan Area Pengiriman


Ketiga, penting untuk menentukan batas wilayah pengiriman. Untuk menentukannya, Anda bisa memilih berdasarkan daerah, kecamatan, kabupaten, ataupun skala nasional. Yang terpenting, pastikan daerah yang dipilih tersebut memiliki tenaga pekerja yang cukup. Misalnya kurir lapangan dan lain sebagainya.


4. Tentukan Jenis Sistem Pengiriman


Selain tiga hal sebelumnya, menentukan sistem pengiriman juga salah satu hal yang krusial. Pasalnya, memulai usaha ekspedisi memerlukan tenaga kerja yang tidak sedikit.


Anda harus bisa menentukan lamanya waktu pengiriman sesuai dari tenaga pekerja yang dimiliki. Apakah tenaga yang ada memungkinkan untuk mengirim barang secara kilat atau kurang dari 24 jam untuk wilayah tertentu atau mungkin butuh berhari-hari.


Jadi, bilamana Anda ingin menawarkan lebih dari 1 jenis sistem pengiriman, pastikan armada dan tenaga kerja yang ada telah sesuai. Jangan sampai ada keterlambatan akibat masalah internal yang diakibatkan kurangnya tenaga kerja ataupun armada pengiriman yang tidak memadai.


5. Tentukan Tarif Pengiriman


Menentukan tarif pengiriman dapat Anda tentukan berdasarkan berat per kilogram (kg) atau dimensi barang. Usahakan tarif yang Anda pasang cukup bersaing dengan harga kompetitor, khususnya bagi Anda yang baru menjalani usaha ini.


6. Siapkan Legalitas Usaha


Legalitas usaha perlu disiapkan demi kelancaran usaha Anda. Salah satu caranya yaitu dengan membuat surat izin usaha dan surat izin tempat usaha (SITU). Dengan memiliki izin resmi Anda akan terhindar dari berbagai masalah perizinan. Para investor juga cenderung lebih tertarik untuk menanamkan modalnya pada usaha yang telah memiliki legalitas lengkap.

 

7. Buat Strategi Promosi Menarik

Strategi promosi sangat diperlukan untuk mendongkrak keuntungan. Anda harus membuat  strategi promosi usaha ekspedisi yang menarik konsumen. Misalnya diskon potongan pengiriman dengan minimal berat sekian kilogram atau pada saat hari tertentu, seperti harbolnas dan tanggal kembar yang ada di tiap bulannya.


8. Bekerjasama dengan Pihak Lain (Mitra Usaha)


Selain membuat promosi yang menarik, ada baiknya Anda juga mempertimbangkan untuk memiliki mitra usaha. Jadi untuk mengawali usaha ini tidak hanya berorientasi terhadap paket seperti halnya dari E-commerce, tapi dari tempat sekitar anda sendiri, Gali potensi dan peluangya. Misalnya bekerjasama dengan warung sembako, toko baju, petshop, toko bangunan dan usaha lainnya yang kerap kali melakukan pengiriman ke luar kota.


Selain menguntungkan, hal ini juga dapat memperluas peluang usaha Anda untuk lebih dikenal banyak orang. Dengan bermitra usaha, Anda bisa mendapatkan pemasukan tetap tanpa perlu khawatir tidak ada pelanggan yang menggunakan jasa pengiriman milik Anda.


Demikianlah informasi mengenai Raup Keuntungan dari Bisnis Jasa Ekspedisi, Begini Caranya!. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memulai bisnis sampingan maupun bisnis utama Anda. Jangan Menyerah dan tetap Semangat. Terima kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad